BALITBANG

Penelitian dan pengembangan (Research and Development) berperan penting dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Semarang. Hasil litbang yang akurat dalam bentuk konsep, model, skenario, maupun pilihan kebijakan yang tepat dapat direkomendasikan untuk mengatasi berbagai masalah pendidikan yang timbul di Kabupaten Semarang mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, penilaian, tenaga kependidikan, perbukuan dan sebagainya. Tidak mengherankan jika pengambil kebijakan seharusnya terlebih dulu melakukan kegiatan kajian dan litbang sebelum merumuskan, membuat, dan menetapkan suatu tindakan (policy).

Badan Penelitian dan Pengembangan Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga  (selanjutnya disebut Balitbang Disdikbudpora) memiliki peran strategis saat ini karena beberapa alasan. Pertama, pengurus dan anggota terdiri dari berbagai unsur yaitu pejabat struktural, kepala sekolah, serta guru yang memiliki kompetensi unggul di bidang masing-masing sehingga bisa saling melengkapi dalam melakukan kajian menggunakan perspektif yang berbeda.

Kedua, permasalah pendidikan akan lebih dipahami oleh pelaku di lapangan. Dengan dilibatkannya berbagai unsur dalam pendidikan sebagai pengurus akan membuat permasalahan yang dikaji lebih detail dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ketiga, Balitbang Disdikbudpora adalah lembaga independen yang dapat menjadi wadah untuk mengakaji masalah pendidikan serta melakukan pengembangan di berbagai bidang di dunia pendidikan.

Tujuan utama dibentuknya Balitbang Disdikbudpora Kab Semarang adalah untuk menjabarkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih serta mendorong percepatan kemajuan pendidikan di Kabupaten Semarang. Percepatan kemajuan tersebut dapat diupayakan dengan dua cara, yaitu dengan melakukan pengembangan di berbagai bidang dan menyelesaikan permasalahan yang muncul. Kedua hal tersebut akan menjadi fokus utama kajian Balitbang melalui berbagai divisi yang ada di dalamnya.

Beberapa faktor telah diidentifikasi sebagai masalah dan hambatan di dunia pendidikan Kabupaten Semarang. Salah satu diantaranya adalah kualitas sumber daya manusia yaitu pendidik dan tenaga kependidikan yang masih perlu peningkatan, belum adanya wadah untuk menampung karya ilmiah guru secara meluas, proses kegiatan belajar mengajar yang belum sepenuhnya mewujudkan student wellbeing, dan masih banyak lagi masalah lain yang perlu kajian lebih mendalam. Kondisi sebagaimana diuraikan diatas bersifat menghambat tercapainya tujuan pendidikan sebagaimana diamanatkan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Oleh karenanya kehadiran Balitbang Disdikbudpora Kabupaten Semarang diharapkan dapat berperan strategis untuk mendorong

percepatan pendidikan di Bumi Serasi. Semakin tinggi kapasitas Balitbang Disdikbudpora maka diharapkan akan menghasilkan konsep, model dan pilihan kebijakan yang akurat sebagai dasar dalam menentukan kegiatan-kegiatan strategis untuk pengembangan kualitas pendidikan.

Kelembagaan Litbang yang dibentuk diharapkan dapat berperan secara efektif dan efisien memberikan rekomendasi kepada Disdikbudpora mengenai berbagai hal terkait pendidikan dari sisi kajian ilmiah. Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Penelitian dan Pengembangan Disdikbudpora Kabupaten Semarang memandang perlu untuk menyusun program kerja yang dapat dijadikan acuan dalam melaksanakan kegiatan. Program kerja yang dimaksud meliputi program kerja secara umum selama satu tahun dan program kerja prioritas yang menjadi fokus utama kegiatan Balitbang Disdikbudpora Kabupaten Semarang. Program prioritas merupakan program unggulan yang mengatasi permasalahan yang dianggap paling penting dan mendesak untuk segera dikaji dan dirancang desain kegiatannya sebagai rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Semarang Tahun 2021. Masing-masing jenjang dan divisi setidaknya memiliki satu program prioritas atau program unggulan.